Posted by ADi lochh | Posted on 11.52.00 | Posted in Berita
okezone.com-Para pendidik di sekolah keberatan jika Ujian Nasional (UN) dihapuskan oleh pemerintah menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi. Pasalnya para pengajar tidak bisa lagi mengukur tingkat kemampuan murid-muridnya.

JAKARTA - Para pendidik di sekolah keberatan jika Ujian Nasional (UN) dihapuskan oleh pemerintah menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi. Pasalnya para pengajar tidak bisa lagi mengukur tingkat kemampuan murid-muridnya.
Hal itu dikatakan Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 70 Jakarta Jauniaty Saragih, saat okezone menyambangi kantor SMP Negeri 70, Jalan Awaludin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2009).
Lebih lanjut jika UN tetap diselenggarakan, Jauniaty mengharapkan keputusan untuk meluluskan siswa diserahkan ke pihak sekolah. "Kami juga belum menerima edaran, apakah UN dihapus," katanya.
Karena sebelumnya, yang diketahui Jauniarty, Kepala Sekolah hanya memberitahukan mengenai majunya jadwal UN, dari April ke Maret. Walaupun keberatan, Jauniarty, akan mendukung apapun keputusan pemerintah soal UN itu.
Sementara pelajar SMP Negeri 70 yang ditemui okezone, mengaku belum mengetahui adanya penghapusan UN sebagai ujian kelulusan para siswa. Namun mereka senang jika UN benar-benar dihapus.
Salah satu murid SMP Negeri 70, Anca, beralasan UN membuatnya dan teman-teman stres. Karena selalu dituntu untuk memenuhi standar kelulusan nasional.(hri)

Comments (0)
Posting Komentar
Ditunggu ya komennyaaaaa............